Bandung di Mei

Bandung di Mei

Memasuki hari ke-55 di Bandung. Masih terasa seperti orang asing yang tidak punya teman yang cukup saling mengenal, bahkan saya pun juga belum terlalu berteman dengan jalanan Bandung.

Baiklah, masih ada sekita 37 hari lagi di Bandung. Ketika banyak manusia di Bandung sedang sibuk dengan dirinya masing-masing dan jarang ‘nongkrong’ untuk berbagi cerita, saya menjadi manusia yang justru paling sering nongkrong sendirian dimanapun, dan lawan bicara saya adalah sosial media melalui laptop maupun hp android butut saya yang sudah mulai mengelupas chasingnya.

Tapi, tidak terlalu buruk juga. Sekarang saya jadi lebih gemar menulis apa yang saya nilai cukup menarik. Mungkin awal yang cukup lumayan bagi orang yang tidak terlalu intelektuil seperti saya. Ya.. saya menikmatinya sekarang, perlahan-lahan.

Advertisements